Catatan Harian & Perjalanan. Puisi &Fotografi. Tutorial Blog, Komputer & Media Sosial

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rindu Januari

bunga-diguyur-hujan-semalam

Hari ke empat Januari, hujan kembali mengguyur bumi

Ketukannya pada atap rumah, bukan lagi dalam irama yang sekedar ramah

Seakan melepas rindu, setelah sekian waktu tidak bertemu.


Ah, hujan.

Kau selalu mampu buat benakku melahirkan


The Island, 04-04-2022

Share:

Wajah Tanpa Senyum

Foto-dua-sahabat-memandang-pantai
Berikan padaku kuas itu
Akan kulukis senyum di wajahmu
Aku tak lagi memiliki kuas itu
Ia telah patah. Terburai. Hancur.
Tiada lagi yang tersisa
Jangan bersedih
Aku akan melukisimu
Dengan jari - jemariku

Weh Island, 16 Februari 2012
Selalu ada asa
Share:

STILL...

rain-outside-car
Love is not blind, you told me that
It just doesn't care what people say
And I just wonder
How many times I lose my mind
And no matter how hard I try to run away
I always find you there;
Under the rain

Cinta itu tidak buta, katamu suatu waktu
Dia hanya tak peduli apa kata orang
Dan yang sungguh tak kupahami
Sejauh apapun kuberlari darimu
Selalu engkau yang aku temukan
di bawah hujan

Lizanovia M. Hadi, once upon a time
Share:

Hujan, Kau dan Aku

hujan, malam
Malam ini langit menangis
Aku ingat lagi dirimu dan kata-katamu
Adalah hujan suatu berkah

Ia mengubah bumi yang gersang menjadi gembur
Menghidupkan dan menyuburkan tetumbuhan
Hingga kita dapat memetik hasil alam
Dan menghirup udara yang segar

Namun ia juga bisa mendatangkan bencana
Ketika kita manusia alpa menjaga dan memelihara alam
Hingga bumi yang telah kehilangan hutannya
Tak mampu lagi menahan gejolak hujan
Lalu kita merasakan amarahnya lewat banjir yang dikirimkan

Hujan juga yang tlah mengurungku sejak pagi di sini, di kamar ini

Dan aku berterima kasih kepada hujan
Ia yang senantiasa mengingatkanku padamu, kata-katamu
Dan menguji kesungguhan kata-kata itu

Horison Biru, 15.05.2000



Share:

RED DEVIL is in My Heart

Rooney Manchester United photo
photo: theguardian.com
Red Devil is in my heart

And I am gonna be a wild

loving you will never be true

'coz football only is everything I do


I am sorry for all mistaken

for your dream that will never happen

'coz love for you will never be true

let me go without feeling blue


The Island, 28 March 2014
Share:

IVEDICH, Dan Kaulah Angin

Seseorang yang datang dan pergi sesuka hati
Masihkah berharga untuk dinanti ?

Terkadang aku tak mengerti apa yang dimau oleh hati, milikmu  
Sering aku terbawa ke suatu masa di mana hanya keluasan asing yang gersang 
Hanya ada angin yang  tenang dan bergejolak kapan saja ia suka 
Sering aku menikmati diamnya, meresapi desahnya 
Sambil berharap ia akan berbisik padaku sebagai isyarat akan sesuatu, sesuatu yang aku tunggu 
Tapi ia hanya diam. Diam yang dalam, dan kelam

Di lain waktu ia bergejolak. Berputar. Bergerak  tanpa arah yang tentu. Kemana saja ia suka 
Tarian kasarnya memaksaku melindungi kedua indra dengarku dari deru yang deru 
Sementara kedua netraku telah melimpah oleh debu  

Aku berteriak! Mencoba melawan deru!  Aku berlari! Berlari tanpa arah yang tentu
Penglihatanku telah buta! Nafasku telah sesak! Udara telah pekat! 
Kemanapun arah yang kutuju, tak satupun menujumu

Tak lama angin mereda 
Nafasnya bagaikan air yang memadamkan selendang sang dewi dari nyala api
Sementara nafasku masih berkejaran di antara peluhku sendiri 
Seperti insan yang terbangun dari mimpi ngeri
Dan ia kembali mendesah. Dalam diam yang dalam, kelam

Dan aku pun tahu, tiada lagi bisiknya yang perlu kutunggu

Usai sudah keinginan ...

The Island, 15 Januari 2016 | 02.22
angin tornado, puisi angin


foto: http://yugialone.blogspot.co.id/2012/11/7-bencana-alam-terbesar-di-dunia.html
Share:

Di Atas Roda


Di atas roda dua ku membelah jalanan
Di antara deru angin yang berdesingan dari balik pengaman
Sehari menjelang Ramadhan

Perasaan apa ini gerangan?
Sekejap kumerasa kehilangan
Dalam badai hati yang kian berkejaran

Tak ada suara yang ingin kuteriakkan
Hanya dua titik mengalir perlahan

Tak kusesali segala keputusan dan berhenti bertahan
Namun di hati nyata ada kehilangan

Di atas roda dua ku membelah jalanan
Bergegas mencari jalan pulang
Namun badai di hati belum juga reda

On the road, 10 Agustus 2010
Share:

IVEDICH Dan Aku pun Rindu

Puisi - puisi, pantai, rindu
Lama tak terdengar suaramu
menyapaku di sela-sela rutinitas
di antara dengung mesin, suara-suara latar
lagu - lagu nostalgia pengisi masa rehatmu

Kita telah sepakat bahwa semua hanya soal waktu
Takdir yang tak tahu kemana perahu akan melaju

Aku selalu ingat
Tiap kali kau berseru takjub atas jawabanku
untuk setiap lagu kenangan yang kau putarkan
Padahal bagiku hal itu sederhana saja

Aku selalu ingat
Debur ombak siang itu
Buah-buah cemara yang berguguran di atas kepala
Kita dengar pandang rasakan dengan cara tak biasa

Aku selalu ingat
Gemericik air kolam, ikan-ikan berenangan
Di udara malam yang menentramkan
Aku dengar suaramu menggema di dalam dada

Dan aku akan selalu ingat
Di bawah atap teras malam itu
Hujan tlah menjadi saksi awal mula kisah kita

30 Des 2012
Dan hujan pun luruh, saat kuakhiri tulisan ini
Share:

LUMPUR SYUKUR

perempuan memandang pantai
Aku mungkin tersungkur dulu, dan tanah
berlumpur membalur tubuhku sekujur.
Tapi lihatlah!
Lumpur itu kini menjelma syukur.
Dia memberiku sensasi
saat kami saling melebur.

Dan kini, dengan kedua tanganku, akan
kusemai bibit baru di bekas genangan lumpur itu,
yang telah kuolah menjadi lahan baru.

Tidak pernah ada yang sia-sia bahkan dari sesuatu yang
tampak sia-sia. Aku akan panen saat waktunya tiba!


19 Januari 2012, mengumpulkan yang terserak
Share:

The Rain

Hujan pertama di bulan April
Derainya menyapa teramat manja
Kata-kata yang pernah pergi bersama kemarau
Kembali pulang mengiring rintiknya
Hujan,
Mudah saja bagimu buat benakku melahirkan
The Island, April 9 2013
Share:

Hujan November

Rintik hujan November lamat terdengar
dari balik jendela
Di antara derum motor, suara-suara
kesibukan rumah tangga
Rutinitas hari - hari yang biasa
Rintik hujan November pun senyap
Lalu menetap dalam dekap

Suatu sore di November
23.11.2012
Share:

Sepasang Cangkir Teh Sore Hari, Aku dan Ibu di Beranda

secangkir teh
Ibu,
Bila derum motor pak pos menyapa
Itu pasti ada kabar untukku
Untuk Ibu
Untuk kita

Biasanya aku akan membacakannya untuk Ibu
Bila itu dari Kakanda
Namun tak jarang Ibu lakukan sendiri
Dengan menggunakan kaca mata baca
yang meski usang tapi sangat berharga
Dan bila Ibu tersenyum (akan isi surat itu)
Ada kebahagiaan yang turut mengaliri 
anak - anak sungai di hatiku
Kebahagiaan yang sukar aku ungkapkan sebesar apa

Share:

GERIMIS

Puisi Hujan
Dan di sini, aku kehilangan kata
Untuk segala yang tersisa
Langit jiwa yang memudar warna

Rindu yang pernah hinggap pada daun - daun basah
Bergulir seiring semesta bicara

Rintik sudah
Hanya rinai penghujung musim tersisa

Dan hujanpun merintik, 4 - 6 Juli 2012


Share:

LANGUAGE

You can talk to people
from neighbors to actors
You can write to others
from the heart to the world

to Idaho or Mexico
You can share what you're thinking of
by writing poems or singing a song

But you can make mistakes
If you're too consumed by point of differences

May 19-20, 2012
Share:

GEMPA. Meuantos!

Guncangan itu kembali berulang
Enam, oh tujuh tahun silam belum lagi lepas dari ingatan
Mengguncangledakkan memori terdalam
Pun rasa sakit takut kalut masih jua mencengkram
Ambil semua rasa! Ambil semua cinta!

Meuantos!
Engkau getaran yang menyelusup dari kedalaman tubuh bumi
Untuk hati jiwa retak yang belum jua pulih
Ambil semua rasa! Ambil semua cinta! 
Nihilkan bahasa dalam gugu panjang
Tangis - tangis mengalir mengering bergantian
Oh. Ambil semua rasa! Ambil semua cinta!
Sisakan tiada selain sesak di dada

MKA, 11 - 12 April 2012
Share:

Biru, Putih dan Hijau, dan Rindu yang Rindu

Sepiring Rujak
Sepiring rujak dan hamparan laut biru, debur ombak, dan angin sepoi. 
Pedas di mulut, sejuk di mata, adem di jiwa. 
Share:

Hitam dan Putih - bag. 2

fotografi dan puisi



Tiga warna yang buatku tergila - gila; biru, putih dan hijau 
kuabadikan dalam fotografi dan puisi
Namun hanya hitam dan putih yang kusesap sepenuh hati
Share:

Saat Musik Kehilangan Jiwa

puisi - puisi, musik, realita musik
Saat keindahan narasi berkolaborasi dengan keselarasan melodi
Itulah nilai yang tak lagi dimiliki kebanyakan lagu masa kini
Musik tlah menjadi komoditi yang tunduk di bawah tren yang terjadi
Orisinalitas kreatifitas pun seakan dikebiri

Saat seorang musisi berlawanan dengan tren masa kini

Share:

Arai dan Lintang


puisi - puisi, andrea hirata, laskar pelangi
kolom-biografi.blogspot.com
Arai dan Lintang, mimpi - mimpi masa depan
dua pribadi impian perempuan
Mencintai kalian bukan sebab wajah rupawan
Tapi lebih pada pribadi dan kecerdasan

Arai dan Lintang, jatuh cinta pada pandangan baca pertama
Terkesima gambaran seorang Andrea
Antara fiksi bercampur nyata

Bila ada lelaki sempurna, anugerah Sang Pencipta bagi semesta
Dialah perpaduan Arai dan Lintang

Sebuah mimpi yang tertunda
Januari 30-31, 2012

Share:

Ivedich, Ketika Takdir Bicara

takdir, puisi takdir
Takdir, kaukah itu?
Berdiri di sudut kamarku lalu menghilang di balik pintu
Aku tak tahu sejak kapan kau ada di situ
Tersenyum padaku, berbicara kepadaku

Ratusan malam kita lalui bersama
Tertawa, berbagi cerita. Dengan cara yang tak biasa

Share:

Featured post

Cara Mudah Bikin Blog dari Ponsel

Baru-baru ini ada beberapa teman yang meminta dibikinkan tutorial cara bikin blog yang mudah tanpa mesti menggunakan komputer alias dari...

Arsip